Alat Indra Manusia, Fungsi dan Pemeliharaannya

A. Indra Penglihat (Mata)

Mengapa kita dapat melihat keindahan alam di sekitar kita? Tentu saja karena kita mempunyai alat penglihat yang disebut mata. Dengan mata, kita dapat mengetahui bentuk, warna, dan ukuran suatu benda. Bagaimana rasanya jika kita tidak dapat melihat (buta)? Dunia ini tentu terasa gelap dan kita tidak dapat merasakan keindahan alam sekitar.

1. Bagian-Bagian Mata

Seperti apakah bentuk mata? Bentuk mata seperti bola sehingga disebut bola mata. Bola mata terletak di dalam lekuk mati yang dibatasi oleh tulang dahi dan tulang pipi. Jadi, mata terlindung oleh kedua tulang tersebut. Mata mempunyai bagian-bagian yang terletak di luar dan di dalam mata.

a. Bagian Luar Mata

download (12)
1) Alis Mata
Alis mata terdapat di atas mata. Alis mata berguna untuk mencegah masuknya keringat ke dalam mata.
2) Kelopak Mata
Kelopak mata berguna untuk menutup bola mata. Jika kelopak terbuka, maka dikhawatirkan sesuatu dapat masuk ke dalam mata. Kelopak mata akan segera menutup jika ada cahaya yang terlalu terang atau ada benda yang akan masuk ke mata. Tanpa disadari, kita sering berkedip (menutup dan membuka kelopak mata). Gerakan tersebut termasuk gerak refleks.
Fungsi kelopak mata berkedip, antara lain:
a) untuk membasahi mata,
b) menggiring kotoran keluar dari mata,
c) mengistirahatkan retina dari terpaan cahaya yang terus-menerus.

3) Kelenjar Air Mata
Pada kelopak mata bagian atas terdapat kelenjar air mata yang selalu menghasilkan air mata. Ketika kita menangis, mata kita akan mengeluarkan air mata.
Air mata berguna untuk:
a) membasahi kornea,
b) melindungi mata dari kuman,
c) menjaga mata dan bagian dalam kelopak mata agar tetap sehat dan lembut.
4) Bulu Mata

Bulu mata dapat diumpamakan sebagai tirai (kisi-kisi). Kegunaan bulu mata, antara lain:
a) mengurangi cahaya yang masuk ke mata apabila cahayanya terlalu kuat,
b) mencegah debu dan kotoran agar tidak masuk ke dalam mata.

b. Bagian Dalam Mata

bagian bagian mata dan fungsinya

1) Lapisan Sclera
Lapisan sclera adalah lapisan terluar yang berwarna putih, kecuali bagian depan tidak berwarna atau bening. Bagian yang bening tersebut dinamakan kornea. Kornea berfungsi menerima rangsang berupa cahaya dan meneruskannya ke bagian mata yang lebih dalam. Kornea adalah bagian mata yang dapat disumbangkan dan dicangkokkan pada penderita yang membutuh- kannya.

2) Lapisan Koroid
Lapisan koroid adalah lapisan tengah yang banyak mengandung pembuluh darah. Di bagian depan, lapisan koroid membentuk iris (selaput pelangi). Warna iris menentukan warna mata seseorang. Misalnya, berwarna cokelat, hitam, atau abu-abu. Iris orang Indonesia umumnya berwarna cokelat kehitaman. Iris berfungsi mengatur banyak sedikitnya cahaya yang masuk ke mata. Di tengah iris terdapat celah yang disebut anak mata atau pupil. Pupil merupakan tempat lewatnya cahaya menuju retina. Jika cahaya terlalu terang, maka pupil mengecil. Akibatnya,ncahaya yang masuk mata tidak terlalu banyak atau menyilaukan. Sementara itu jika cahaya terlalu redup, maka otot-otot iris berkontraksi sehingga pupil melebar. Akibatnya, cahaya yang masuk mata lebih banyak.

3) Retina atau Selaput Jala
Retina adalah lapisan terdalam dari dinding bola mata. Lapisan ini mengandung sel-sel reseptor yang peka terhadap rangsang cahaya. Di retina terdapat bagian yang sangat peka terhadap cahaya. Bagian ini disebut bintik kuning (fovea). Selain itu terdapat pula bintik buta. Bintik buta adalah bagian yang tidak peka terhadap cahaya dan merupakan tempat keluarnya saraf mata menuju otak. Pada bola mata terdapat lensa mata. Lensa mata adalah sebuah benda bening yang berbentuk cembung. Lensa mata berada di belakang iris. Lensa mata berfungsi meneruskandan memfokuskan cahaya atau bayangan benda agar jatuh tepat di retina. Lensa mata memiliki kemampuan untuk berubah menjadi cembung atau pipih. Kemampuan ini disebut daya akomodasi. Lensa mata berubah menjadi cembung jika melihat benda-benda yang letaknya dekat. Sebaliknya, lensa mata menjadi pipih jika melihat benda-benda yang letaknya jauh.

c. Otot-Otot Mata

anatomi-sistempancaindra-13-638

d. Saraf Mata

Saraf mata merupakan saraf penglihatan atau saraf optik. Saraf ini berfungsi untuk        meneruskan rangsang cahaya yang diterima sel-sel reseptor ke susunan saraf pusat di    otak. Dengan demikian, kita dapat melihat suatu benda.

2. Cara Kerja Mata

Saat mata melihat suatu benda, cahaya pantul dari benda masuk ke dalam mata melalui kornea. Selanjutnya, cahaya melewati pupil kemudian masuk ke dalam lensa mata. Oleh lensa mata, cahaya dibiaskan dan difokuskan pada retina. Di retina akan terbentuk bayangan benda yang terbalik dan berukuran lebih kecil daripada ukuran benda asli-
nya. Bayangan yang terbentuk akan disampaikan ke otak. Selanjutnya, otak akan memberikan kesan bahwa kita melihat benda tersebut dalam posisi tegak dan mengidentifikasikan benda tersebut.

3. Cara Perawatan Mata

Agar mata kita tetap sehat, maka kita harus menjaga dan merawatnya dengan baik. Hal-hal yang perlu diperhatikan, antara lain:
a. mengusahakan untuk makan makanan yang mengandung vitamin A, antara lain                sayuran dan buah-buahan;
b. jangan membaca di bawah penerangan yang terlalu redup atau terlalu terang;                c. saat membaca, jarak tulisan dengan mata diusahakan sekitar 30 cm;                                d. jangan membaca buku atau menonton televisi sambil berbaring;
e. hindarkan mata dari kotoran atau debu dengan cara memakai kacamata dan                      sebagainya;
f. jika mata terasa sakit, cepatlah pergi ke dokter untuk diperiksa

B. Indra Pendengar (Telinga)

1. Bagian-Bagian Telinga dan Fungsi Telinga

Telinga merupakan indra untuk mendengar. Setiap hari kita mendengarkan bermacam-macam suara, tetapi tidak semua suara dapat kita dengar. Telinga kita hanya mampu mendengarkan suara yang berfrekuensi antara 20 – 20.000 getaran perdetik (Hertz/Hz).

bagian_telinga_dan_fungsi_bagian_telinga

2. Cara Perawatan Telinga

Telinga harus di jaga dan dirawat dengan baik, agar tetap sehat. Berikut ini adalah            beberapa cara merawat telinga :

a. Biasakan agar telinga selalu dalam keadaan kering.                                                                b. Hindarkan telinga dari benturan benda keras.                                                                        c. Hindari suara yang bising.                                                                                                              d. Bersihkan telinga dengan benda yang halus dan bebas kuman.                                            e. Jika telinga terasa sakit, cepatlah pergi ke dokter untuk diperiksa.

C. Indra Pembau (Hidung)

1. Bagian-Bagian Hidung

Hidung terdiri atas dua bagian, yaitu lubang hidung dan rongga hidung. Rongga hidung terbentuk oleh tulang hidung dan tengkorak. Pada rongga hidung terdapat selaput lendir atau membran mukus dan rambut halus yang disebut bulu hidung atau silia. Bulu hidung dan selaput lendir berguna untuk menyaring kotoran yang masuk hidung bersama dengan udara pernapasan. Kotoran tersebut dapat berupa debu, kuman, dan cairan.

download (9)

2. Cara Kerja Hidung

Bagaimana proses hidung mencium suatu aroma atau bau? Sebagai benda gas, bau berbaur menjadi satu dengan gas-gas lain di dalam udara. Saat kita menghirup udara pernapasan, bau tersebut ikut masuk ke dalam hidung. Di rongga hidung, bau akan larut di dalam lendir. Selanjutnya, rangsangan bau akan diterima oleh ujung-ujung saraf pembau serta diteruskan ke pusat penciuman dan saraf pembau. Oleh otak, rangsang tersebut ditanggapi sehingga kita dapat mencium bau yang

3. Cara Perawatan Hidung

Hidung harus tetap sehat agar berfungsi dengan baik. Berikut ini beberapa cara merawat hidung :
a. Menghindari benturan pada hidung.
b. Menutup hidung dengan menggunakan sapu tangan atau masker jika berada di                 tempat yang udaranya kotor atau tercemar.
c. Jika hidung terasa sakit, periksalah ke doktermasuk hidung.

D. Indra Pengecap (Lidah)

1. Bagian-Bagian Lidah

Alat indra pengecap kita adalah lidah. Menggunakan lidah, kita dapat membedakan bermacam-macam rasa. Rasa yang berbeda dikecap oleh bagian lidah yang berbeda pula. Coba julurkan lidahmu! Pada permukaan lidah terdapat bintil-bintil.
Pada bintil-bintil tersebut terdapat ujung-ujung saraf pengecap yang sangat peka terhadap rangsang rasa makanan atau minuman yang masuk ke dalam mulut.
lidah

2. Cara Kerja Lidah

Bagaimana proses lidah mengecap rasa? Makanan atau minuman yang telah berupa larutan didalam mulut akan merangsang ujung-ujung saraf pengecap. Oleh saraf pengecap, rangsangan rasa ini diteruskan ke pusat saraf pengecap di otak. Selanjutnya, otak menanggapi rangsang tersebut sehingga kita dapat merasakan rasa suatu jenis
makanan atau minuman.

3. Cara Perawatan Lidah

Agar lidah kita sehat, kita harus membiasakan merawat lidah dengan cara berikut.
a. Biasakan makan sayuran dan buah-buahan.
b. Hindari makanan atau minuman yang terlalu panas atau dingin.
c. Berkumur setelah makan.
d. Ketika sikat gigi, sikatlah lidah dengan sikat lidah.
e. Jika lidah terasa sakit, periksalah ke dokter.

E. Indra Peraba (Kulit)

Tubuh kita diselimuti oleh kulit. Kegunaan adanya kulit adalah melindungi bagian-bagian tubuh sebelah dalam kita dari pengaruh luar. Kulit juga berfungsi mengatur suhu tubuh dan sebagai indra peraba. Coba bayangkan jika tubuh kita tidak memiliki kulit, maka apa yang terjadi?

Untitled.png
1. Bagian-Bagian Kulit dan Fungsinya Kulit merupakan lapisan terluar dari tubuh kita.          Kulit terdiri atas tiga lapisan, yaitu epidermis, dermis, dan hipodermis.
a. Epidermis
Epidermis merupakan lapisan terluar dari kulit. Lapisan epidermis tersusun atas kulit ari dan lapisan malpighi. Pada epidermis juga terdapat saluran keringat, lubang kulit atau pori-pori, dan ujung rambut. Kulit ari merupakan lapisan epidermis terluar. Kulit ari tersusun atas sel-sel terluar dari lapisan malpighi yang telah mati. Kulit ari berfungsi mencegah masuknya bibit-bibit penyakit ke dalam tubuh dan mencegah menguapnya air dari tubuh. Lapisan malpighi berada di sebelah dalam kulit ari. Lapisan ini tersusun atas sel-sel yang aktif membelah diri.
b. Dermis
Dermis berada di bawah atau di sebelah dalam epidermis. Pada dermis terdapat                kelenjar keringat, kelenjar minyak, akar rambut, pembuluh darah, saraf, dan reseptor      indra peraba.

c. Hipodermis                                                                                                                     Hipodermis adalah lapisan kulit yang paling dalam. Lapisan ini mengandung banyak       jaringan lemak yang berguna untuk menghangatkan tubuh.

2. Cara Kerja Kulit

Rangsang yang dapat diterima kulit adalah sentuhan panas, dingin, tekanan, dan nyeri. Ketika kulit menerima rangsang, rangsang tersebut diterima oleh sel-sel reseptor. Selanjutnya, diteruskan ke otak melalui urat saraf. Oleh otak, rangsang akan
diolah. Akibatnya, kita merasakan adanya suatu rangsang. Otak pun memerintahkan tubuh untuk menanggapi rangsang tersebut.

3. Cara Perawatan Kulit

Berikut ini beberapa cara untuk merawat kulit agar senantiasa sehat dan bersih.
a. Mencuci tangan dan kaki sebelum tidur.
b. Mandi dua kali sehari.
c. Lindungi kulit dari sengatan matahari.
d. Jangan memakai pakaian basah, karena dapat menyebabkan penyakit.                            e. Segera periksa ke dokter apabila terkena penyakit yang membahayakan kulit.

sumber : https://drive.google.com/file/d/0BxWfzwt3ebPKb2c1QWxXRXhGc0k/view

Latihan Soal

  1. Bulu hidung berfungsi untuk ….
  2.  Bagian kulit yang paling peka terhadap rangsangan adalah ….
  3. Bagian mata yang paling peka terhadap cahaya disebut ….
  4. Lapisan kulit yang mudah terkelupas adalah ….
  5. Coba sebutkan kegunaan kulit yang kamu ketahui …..

 

Rangka Manusia, Fungsi dan Pemeliharaannya

A. Fungsi Rangka Manusia

Apakah kamu tahu fungsi rangka bagi manusia dan hewan? Fungsi rangka bagi makhluk hidup, antara lain:
1. menguatkan dan menegakkan tubuh,
2. menentukan bentuk tubuh,
3. tempat melekatnya otot, serta
4. melindungi bagian-bagian tubuh yang penting dan halus.

kerangka

Tulang yang menyusun rangka tubuh kita terdiri atas berbagai jenis.Contohnya adalah tulang-tulang tubuh berikut.

1. Rangka kepala atau tengkorak berfungsi sebagai tempat perlindungan otak, mata, telinga,hidung, dan saluran pernapasan bagian atas.

2. Ruas tulang leher berfungsi sebagai tempat perlindungan tenggorokan dan kerongkongan.

3. Rangka tulang dada bersama dengan tulang rusuk berfungsi melindungi alat pernapasan (paru-paru), alat peredaran darah (jantung), dan alat pencernaan.

4. Tulang pinggul berfungsi melindungi alat pencernaan dan alat kelamin.

5. Tulang belakang berfungsi melindungi sumsum tulang belakang dan memberi kekuatan tubuh.

 

Secara garis besar, rangka dalam terdiri atas rangka kepala, rangka badan, dan rangka anggota gerak.

1. Rangka kepala (tengkorak) meliputi tulang-tulang tengkorak wajah dan tulang                    pelindung otak.

    a. Tulang-tulang tengkorak wajah terdiri atas:
2tulang hidung, 2 tulang pipi, 2 tulang rahang atas, dan tulang rahang bawah,                      2 tulang air mata, tulang langit-langit, tulang pisau luku, dan 1 tulang lidah.
b.    Tulang pelindung otak meliputi 1 tulang dahi, 1 tulang belakang kepala, 2 tulang                pelipis, 2 tulang ubun-ubun, 2 tulang baji, dan 2 tulang tapis.

Agar lebih jelas tentang tulang kepala, perhatikan gambar berikut.

download

Rangka kepala berfungsi melindungi bagian tubuh kita yang sangat lunak yang disebut otak. Jika kita mengalami kerusakan otak, maka kemungkinan besar kita tidak dapat beraktivitas. Keretakan pada kepala dapat menyebabkan kerusakan otak. Jatuh dari tempat yang tinggi atau jatuh dari motor hingga kepala terbentur benda keras juga
dapat menyebabkan tulang kepala retak. Oleh karena itu, apabila mengendarai sepeda motor kita diharuskan memakai helm. Usahakan pula agar kepala kita tidak membentur benda keras.
2. Rangka badan meliputi tulang belakang, tulang rusuk, tulang dada, tulang gelang              bahu, dan tulang gelang panggul.

tulang_belakang
a. Tulang belakang terdiri atas 7 ruas tulang leher, 12 ruas tulang punggung, 5 ruas                tulang pinggang, 5 ruas tulang kelangkang, dan 4 ruas tulang ekor.

72b19e83f2b788f56d99fcbd84649d40-e1546341101973.jpg
b. Tulang rusuk terdiri atas 7 pasang tulang rusuk sejati, 3 pasang tulang rusuk palsu,
dan 2 pasang tulang rusuk melayang,

images (2)
c. Tulang dada terdiri atas tiga bagian, yaitu tangkai atau hulu, badan, dan taju                        pedang. Tulang dada merupakan tempat melekatnya tulang rusuk bagian depan.

download (1)

d. Tulang gelang bahu tersusun atas sepasang tulang belikat dan sepasang tulang                   selangka.

download (2)
e. Tulang gelang panggul dibentuk oleh 2 tulang usus, 2 tulang duduk, dan 2 tulang
kemaluan.

 

3. Rangka anggota gerak terdiri atas tulang-tulang anggota gerak atas (tangan) dan tulang-tulang anggota gerak bawah (tungkai).
a. Tulang-tulang anggota gerak atas (tangan),
yaitu: tulang lengan atas, tulang hasta, tulang pengumpil, tulang pergelangan tangan, dan tulang telapak tangan, tulang ruas-ruas jari.

download (3)

b. Tulang-tulang anggota gerak bawah (tungkai), yaitu: tulang paha, tulang kering, tulang betis, tulang tempurung lutut, tulang telapak kaki, dan tulang ruas-ruas jari.

download

Rangka anggota gerak berbentuk pipa, beruas-ruas, dan berfungsi untuk mendukung terjadinya pergerakan. Pernahkah kaki atau tanganmu terkilir? Apa yang kamu rasakan? Jika digerakkan, tulang yang terkilir tersebut terasa sakit, bukan? Jadi, jika rangka anggota gerak kita mengalami gangguan, maka gerakan yang kita lakukan akan
terhambat.

Rangka manusia terdapat di dalam tubuh dan terbungkus daging (otot) sehingga disebut rangka dalam (endoskeleton).

Contoh hewan yang memiliki rangka dalam seperti manusia, antara lain :

download (4)

Jerapah

 download (5)

Kuda

 download

Harimau

Selain rangka dalam, ada juga hewan yang memiliki rangka yang tidak terbungkus daging. Rangka yang demikian disebut rangka luar (eksoskeleton).

Contoh hewan yang memiliki rangka luar, antara lain :

images (3)

Kepiting

  download (6)

Udang

  download (7)

Belalang

 

 

Hubungan antara tulang-tulang manusia disebut sendi. Ada sendi yang dapat digerakkan dan ada juga sendi yang tidak dapat digerakkan. Contoh beberapa sendi yang terdapat pada manusia ialah sebagai berikut.

 a. sendi engsel, adalah sendi yang dapat digerakkan ke satu arah seperti engsel jendela dan pintu. Contohnya, sendi pada siku, sendi pada lutut, sendi pada ruas jari tangan, dan sendi pada ruas jari kaki.

sendi-11-728

 

b. Sendi peluru, adalah sendi yang memungkin-
kan gerakan ke semua arah. Hal tersebut dapat terjadi karena tulang yang satu dapat berputar pada tulang lainnya. Contohnya, sendi pada ruas tulang leher yang paling atas dan sendi pada pangkal paha.

download (8)
c. Sendi pelana, adalah sendi yang bergerak kedua arah. Contohnya, sendi antara tulang telapak tangan dan pangkal ibu jari.

download (9)

d. Sendi kaku, adalah persendian yang geraknya sedikit atau terbatas. Contohnya, persendian yang terdapat di antara ruas-ruas tulang belakang.

sendi kaaku
e. Sendi geser, adalah persendian tempat ujung tulang yang satu menggeser ujung tulang yang lain. Sendi geser dijumpai pada tulang hasta dan tulang pengumpil.

download (1)

f. Sendi putar, adalah persendian tempat tulang yang satu berputar mengelilingi tulang lainnya yang bertindak sebagai poros. Sendi putar terdapat pada hubungan antara tulang atlas (tulang leher yang pertama) dan tulang tengkorak. Tulang atlas masuk ke dalam lubang yang terdapat pada tulang tengkorak.

download (10)

 

Berdasarkan bentuknya, tulang dapat dibedakan menjadi tiga macam, yaitu:

a. tulang pipa, terdiri atas tulang paha, tulang betis, dan tulang kering
b. tulang pipih, terdiri atas tulang rusuk, tulang belikat, dan tulang tengkorak;
c. tulang pendek, terdiri atas tulang pangkal tangan, tulang pangkal kaki, dan ruas-ruas
tulang belakang.

tulang-pipih-tulang-pipa-dan-tulang-pendek

 

B. Pengaruh Sikap Tubuh terhadap Pertumbuhan Rangka

Masa anak-anak merupakan masa pertumbuhan. Kebiasaan-kebiasaan yang tidak baik akan memengaruhi pertumbuhan tubuh. Beberapa kebiasaan yang dapat memengaruhi perkembangan fungsi alat tubuh, antara lain adalah posisi membaca, menulis, dan duduk. Sikap tubuh yang salah ketika duduk, berdiri, atau ketika membawa beban yang terlalu berat dapat menyebabkan gangguan pada tulang belakang.

Contoh gangguan pada tulang belakang, sebagai berikut.
1. Skoliosis, yaitu tulang belakang membengkok ke kiri atau ke kanan. Penyebabny adalah sering membawa beban yang terlalu berat pada salah satu sisi anggota gerak atau pada bahu.
2. Kifosis, yaitu tulang belakang membengkok kebelakang. Penyebabnya adalah kebiasaan duduk membungkuk atau sering membawa beban yang terlalu berat di punggung.                                                                                                                                              3. Lordosis, yaitu tulang belakang membengkok ke depan. Penyebabnya mungkin karena terjatuh di saat masih kecil atau duduk terlalu condong ke depan.

download (11)

C. Penyakit yang Dapat Merusak Rangka
Pertumbuhan adalah proses bertambahnya ukuran atau volume tubuh. Tulang yang berada di dalam tubuh juga mengalami pertumbuhan Proses pertumbuhan tulang pada anak-anak sangat dipengaruhi oleh beberapa faktor dalam seperti makanan, vitamin, mineral, obat-obatan, dan kuman penyakit. Namun, selain faktor dalam, ada beberapa faktor luar yang turut berpengaruh terhadap pertumbuhan tulang. Faktor-faktor tersebut adalah sinar matahari, beban dari benda-benda yang sering diangkat,sikap tubuh, dan benturan. Tak jarang berbagai hambatan dialami selama proses pertumbuhan berlangsung. Misalnya, gangguan karena virus. Virus yang menyerang dapat menyebabkan penyakit polio. Penderita penyakit ini akan mengalami kelumpuhan sehingga lama-kelamaan tulangnya akan mengecil. Penyakit polio dapat dicegah dengan pemberian vaksin polio. Pemberian vaksin biasanya dilakukan melalui mulut pada saat anak berusia di bawah lima tahun. Contoh penyakit lainnya adalah rakitis. Rakitis adalah suatu penyakit yang mengakibatkan terhambatnya pertumbuhan tulang. Penyakit ini timbul karena penderita kekurangan vitamin D dan sinar matahari pagi. Orang yang menderita penyakit rakitis memiliki tulang kaki yang lemah dan biasanya berbentuk X atau O karena tidak dapat menahan berat tubuh.

Kasus penyakit berikutnya adalah telapak kaki yang kecil. Penyakit ini pernah terjadi di Cina. Saat itu, sebagian besar perempuan memiliki telapak kaki yang sangat kecil. Hal tersebut disebabkan begitu bayi perempuan lahir, telapak kakinya langsung diikat dengan kain atau kulit. Telapak kaki yang kecil dianggap indah oleh orang-orang Cina. Akibatnya, pertumbuhannya menjadi terhambat. Jadi, untuk membentuk rangka yang baik, kita perlu melakukan hal-hal sebagai berikut.

1. makan makanan yang bergizi;

2. memperlakukan tubuh dengan sikap yang benar;

3. memperoleh cukup cahaya matahari, terutama di pagi hari;

4. tidak terlalu sering mengangkat beban berat yang melebihi kemampuan tubuh kita;

5. menghindarkan diri dari kecelakaan;

6. periksa ke dokter.

 

sumber : https://drive.google.com/file/d/0BxWfzwt3ebPKaG8zb3dsLU50VTg/view

 

Latihan Soal

  1. Berikut ini yang bukan merupakan fungsi rangka adalah ….                                             a. membentuk tubuh        c. tempat melekatnya otot                                                             b. membentuk daging      d. menegakkan tubuh
  2. Tulang anggota gerak tubuh bagian atas dan bawah disebut ….                                         a. rangka poros                  c. rangka anggota tubuh                                                               b. rangka tubuh                 d. rangka anggota gerak
  3. Berdasarkan bentuknya, tulang dibedakan menjadi tiga, yaitu ….                                    a. tulang kepala, tulang tubuh, dan tulang anggota gerak                                                  b. tulang tengkorak, tulang belakang, dan tulang anggota gerak                                    c. tulang pipa, tulang pipih, dan tulang pendek                                                                  d. tulang poros, tulang anggota gerak atas, dan tulang anggota gerak bawah
  4. Setiap persendian kita dapat digerakkan dengan bantuan ….                                            a. kulit        b. daging        c. otot        d. perasaan
  5. Sendi engsel terdapat pada ….                                                                                                    a. ibu jari   b. tumit          c. siku       d. pinggul
  6. Tulang rusuk membentuk semacam sangkar yang disebut rongga ….                              a. dada       b. badan        c. rusuk     d. depan
  7. Bagian rangka yang melindungi jantung dan paru-paru adalah tulang ….                      a. rusuk     b. selangka    c. betis      d. panggul
  8. Tulang leher terdiri atas …..                                                                                                        a. 4 ruas    b. 5 ruas         c. 6 ruas    d. 7 ruas

Penggolongan Hewan

Penggolongan hewan

beberapa jenis penggolongan hewan dan contoh jenis hewan yang digolongannya

Penggolongan Hewan Berdasarkan Tempat hidupnya

 Hewan yang hidup di Darat

gajah, kelinci, kucing dan harimau

 

Hewan yang hidup di Air

ikan arwana, ikan gurame, ikan mas dan ikan lele

 

Hewan yang hidup di Darat dan Air

Hewan jenis ini biasanya disebut dengan Hewan Amfibi (Amphibi) yaitu Hewan bertulang belakang yang hidup di dua alam

Pinguin, Katak, Buaya dan Ular

 

 

Penggolongan Hewan berdasarkan Jenis Makanannya

Herbivora

Hewan pemakan tumbuhan

Zebra, Domba dan sapi dll.

 

Karnivora

 Hewan Pemakan Daging

Burung hantu, Singa dan buaya

Omnivora

Hewan Pemakan Daging dan Tumbuhan

Tikus dan Kalelawar

 

Penggolongan Hewan Berdasarkan Cara Berkembang Biaknya

Penggolongan Hewan berdasarkan cara berkembangbiaknya terdiri dari 3, yaitu :

  1. Ovipar, yaitu Hewan yang berkembangbiak dengan cara bertelur. Contohnya Ayam, Itik, Penyu dan Ikan.
  2. Vivipar, yaitu Hewan yang berkembangbiak dengan cara beranak. Contohnya Kerbau, Kuda, Kambing, Gajah, Kucing, Kelinci, Tikus dan masih banyak lagi.
  3. Ovovivipar, yaitu Hewan yang berkembangbiak dengan cara beranak dan bertelur. Contohnya Ular.

Penggolongan Hewan berdasarkan cara bernafasnya

Penggolongan Hewan berdasarkan cara bernafasnya diantaranya adalah :

  1. Hewan yang bernafas dengan Insang. Contohnya Ikan.
  2. Hewan yang bernafas dengan Paru-paru. Contohnya Anjing, Paus, Kucing, Harimau, Singa dan lain sebagainya.
  3. Hewan yang bernafas dengan Kulit. Contohnya Cacing Tanah.
  4. Hewan yang bernafas dengan Trakea. Contohnya Kupu-kupu, lebah, semut dan lain-lain.
  5. Hewan yang bernafas dengan Paru-paru dan Kulit. Contohnya Katak

Berikut adalah video tentang penggolongan hewan berdasarkan jenis makanannya

 

Sumber : https://ilmupengetahuanumum.com/jenis-jenis-penggolongan-hewan-binatang/

 

Latihan Soal

  1. Sebutkan hewan yang termasuk amfhibi ….
  2. Sapi digolongkan hewan pemakan …..
  3. Katak digolongkan hewan yang hidup ….
  4. Sebutkan hewan yang hidup di air ….
  5. Apa yang dimaksud golongan hewan ovivipar ….